© 2022 Palantanews.id All rights reserved

Ilham Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum Masjid Agung Nurul Falah Agam

Agam Palantanusa.com - Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt Tan Batuah, mengukuhkan Pengurus Masjid Agung Nurul Falah periode 2026–2030, di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung, Jumat (06/2).

Pengukuhan tersebut menetapkan Ustadz Ilham, Lc., MA yang juga ketua DPRD Agam sebagai Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Nurul Falah periode 2026–2030.

Dalam kepengurusan tersebut dikukuhkan Zufren dan Aiman sebagai sekretaris dan bendahara serta pengurus lainnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Agam, Andrinaldi, S.AP., M.Si, dipercaya sebagai Ketua Harian.

Bupati Agam menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan, serta berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Masjid Agung Nurul Falah memiliki peran strategis sebagai ikon keagamaan di Kabupaten Agam. Pengurus diharapkan mampu menghadirkan program-program yang memperkuat nilai keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Pihaknya juga menekankan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan berkesinambungan agar masjid semakin makmur dan menjadi pusat kegiatan ibadah serta pembinaan umat.-

Dalam kaitan dengan hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Nurul Falah Agam Ilham menjelaskan, Program Bangkik dari Surau adalah inisiatif unggulan Pemerintah Kabupaten Agam (2025-2030) untuk membangkitkan kembali fungsi surau/masjid sebagai pusat pendidikan moral, karakter, dan ekonomi digital berbasis masyarakat
"Gerakan ini bertujuan menciptakan generasi muda berkarakter Islami dan membangkitkan nilai religius, didukung partisipasi ASN. 
Berikut adalah poin-poin penting program Bangkik dari Surau," katanya.

  • Adapun tujuan utama dari program tersebut membangun karakter dan akhlak generasi muda untuk menghadapi bonus demografi, serta mewujudkan visi Agam Madani yang religius dan berbudaya.
  • Selain itu, dalam upaya melakukan optimalisasi surau, dengan menghidupkan surau sebagai pusat aktivitas ibadah, pembelajaran agama, dan kegiatan sosial masyarakat.
  • Tentunya juga dilakukan integrasi ekonomi, yaitu menggabungkan fungsi surau dengan Nagari Creative Hub untuk mendorong ekonomi digital, seperti marketplace halal, pelatihan wirausaha syariah, dan konten kreatif.
  • Sebagai ujung tombak mewujudkan program unggulan ini dibutuhkan dorongan jajaran ASN menjadi teladan dengan memakmurkan masjid, menjaga shalat lima waktu, serta menerapkan tujuh budi utama (jujur, disiplin, adil, peduli, visioner, tanggung jawab, kerja sama).
  • Ditegaskan, penguatan penerapan program didukung secara resmi melalui Surat Edaran Bupati Agam Nomor 7 Tahun 2025. 
"Program ini merupakan wujud nyata untuk membangun generasi emas 2045 dengan menjadikan surau sebagai pusat peradaban, yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah،" katanya.

Editor Mursyidi 

Posting Komentar

0 Komentar